Cerita PUSAKA 2013

[layerslider id=”23″]

Siapa yang tidak ingin mewakili sekolahnya bernyanyi mewakili nama baik sekolahnya? Siapa yang tidak ingin bernyanyi di tribun besar, disaksikan banyak orang, oleh gubernur, dan di sorot oleh ratusan lensa dan siraman blits kamera? Siapa yang tak ingin memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negaranya sekali dalam seumur hidupnya? Itulah sepenggal  bungah dari dada yang merindukan bakti pada negeri.

Dalam rapat rutin bulan Februari Bapak Kepala Sekolah SMA Katolik Stella Maris menginformasikan kalau Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menawarkan SMA Katolik Stella Maris untuk menjadi peserta Aubade 17 Agustus 2013, gayung bersambut, semua guru menyetujui ide ini. Selanjutnya ada rapat awal yang di adakan Oleh Dinas Pendidikan Jawa Timur, Hadir sekolah-sekolah; SMA Katolik Stella Maris, SMA Katolik St. Louis 2, SMKK Mater Amabilis, SMA Kristen Dharma Mulya, SMA Kristen Petra 5, SMA Trimurti, SMA Kemala Bayangkari, SMAN 17, SMAN 20 dan SMA 21. Kesepakatannya setiap sekolah  mengirimkan 100 siswa dengan komposisi, 40 Sopran, 30 Alto, 10 Tenor dan 20 Bas.

Kepala Sekolah dan waka kesiswaan dan Humas berembuk dengan pelatih mulai berpikir keras bagaimana memenuhi kuota peserta dan proses latihan. Karena setiap progress segera dilaporkan ke Dinas Pendidikan Provinsi dalam hal ini Bapak Mochammad Reza Zulfikar sebagai staf ahli Paduan Suara Aubade 17 Agustus 2013 lebih lanjut di baca PUSAKA 2013.

SMA Katolik Stella Maris sendiri bergerak cepat dengan membentuk Tim khusus yang menangani PUSAKA 2013. Waka Humas dan Waka Kesiswaan di libatkan lebih intensif, Guru dan staf Admin yang berpotensi melatih di libatkan. Baiknya adalah tidak perlu mendatangkan pelatih dari luar dan potensi yang ada benar-benar di angkat. Dan orang-orang yang bertanggung jawab mungkin bukan yang terbaik tetapi mereka adalah orang-orang yang bertanggung jawab. Mereka itu adalah, Marianus sebagai Ko. Pelatih,  dan penghubung ke Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Bapak Drs. Anton Riyanto sebagai pelatih dan juga waka kesiswaan, Ibu Dra. Elisabeth Ermawati sebagai Pelatih, Bapak Edy Joko Prasetyo sebagai Pelatih, Bu Ch. Endah Palupi, S.Pd. sebagai Kordinator umum. Setiap pelatih bertanggung jawab untuk satu jenis suara. Dan hasilnya luar biasa sebelum Ujian Nasional kelas XII PUSAKA 2013 sudah dapat menguasai sembilan lagu yang di wajibkan.

Staf ahli PUSAKA 2013 juga bekerja dengan sangat professional, turun ke lapangan dan mengunjungi setiap sekolah yang bertugas dan melatih lagu-lagu yang sekiranya mengalami kesulitan. SMA Katolik Stella Maris kebagian lagu naik Delman yang menurut kebanyakan pelatih adalah lagu paling ribet karena disertai dengan dinamika dan ragam tekhnik vokal. Tapi bukan perkara yang sulit PUSAKA 2013 dari sekolah-sekolah peserta memang cerdas.

Setelah tiga bulan berlatih mandiri di sekolah masing-masing, tanggal 8 Juli di tengah jadwal libur alhir tahun pelajaran siswa peserta PUSAKA 2013 berlatih bersama untuk pertama kalinya. Kesenyapan gedung Cak Durasim pecah oleh kebisingan dan paduan suara para peserta PUSAKA 2013. Sembilan lagu di perkenalkan dan dinyanyikan secara paduan dengan ratusan peserta, para siswa berbaur dengan sekolah lain, para pelatih ada yang bereuni ada pula yang baru kenalan dan terbentuklah persahabatan baru, pelatih, siswa dan tentunya sekolah.

Sebulan berlibur tanggal 12 Agustus 2013 kembali lagi ke Cak Durasim. Hari ini sekolah-sekolah pada umumnya masih meliburkan siswanya. SMA Katolik Stella Maris 85% siswanya hadir untuk latihan bersama pada hari ini. Dan kira-kira 70% dari peserta PUSAKA 2013 hadir dalam latihan hari ini. Tidak mengecewakan karena memang masih dalam masa liburan. Berturut-turut hingga tanggal 15 Agustus 2013 saat gladi bersih di Gedung Negara Grahadi komposisi menjadi lengkap.

Teriknya matahari tidak mengahalangi semangat untuk gladi bersih, PUSAKA 2013 seolah ingin menunjukan kepada dunia kalau para pahlawan dahulu berperang dan mempertaruhkan nyawa kami juga dapat walau hanya bernyanyi dan mengenang mereka, tentu juga dengan pengorbanan berdiri di bawah teriknya mentari. Ditengah podium dirigen utama kami Mochammad Reza Zulfikar terus memberikan arahan baik kepada PUSAKA 2013, tim orchestra dan tak lupa pula gadis cilik tuna netra pememang nyanyi tingkat nasional namanya Febri. Perfect!!! Bu Lenny dan Bapak Hendra yang kebagian dirigen di Upacara penurunan bendera juga tidak kalah semangat. Hingga mentari tepat diatas ubun-ubun PUSAKA 2013 kembali kerumah masing-masing ada juga yang kembali ke sekolah seperti yang di lakukan oleh para siswa SMA Katolik Stella Maris.

Pagi ini 17 Agustus 2013, mentari masih mengintip dari balik bangunan di kota ini. 100 siswa dan pendamping dari SMA Katolik Stella Maris sudah berada di tribun paduan suara. Disiplin adalah hal utama menuju sukses, dan para siswa menyadari sepenuhnya. Tepat pukul 07.00 tribun sudah dipenuhi oleh semua peserta PUSAKA. Hebat!!! Di awali dengan berlatih lagu-lagu yang masih perlu pembenahan hingga semua peserta upacara siap. Langit tak bernoda membiarkan mentari menghujam bumi dengan panasnya, seolah ingin membakar bumi, ribuan peserta upacara baik TNI, Polisi, Non TNI maupun peserta PUSAKA 2013 tidak bergeming mereka tetap setia di bawah kibaran merah putih hingga upacara selesai.

Upacara memperingati detik-detik proklamasi selesai PUSAKA 2013 sudah dinanti untuk Upacara penurunan bendera 2013, untuk evektif tenaga SMA Katolik Stella Maris dan SMA Negeri 17 memutuskan untuk beristirahat di SMA Trimurti. Terima kasih banyak untuk Kepalas Sekolah, pendamping dan SATPAM dari SMA Trimurti kami sudah boleh beristirahat di tempat kalian. Makan dan minum dan sekedar melepas lelah disini sungguh mneyenagkan walapun tidak mandi.

Jam 2 siang PUSAKA 2013 sudah kembali berkumpul di tribun. Sambil mendendangkan lagu-lagu serenade peserta PUSAKA juga menyaksikan suguhan tari-tarian dan theater yang di persembahkan oleh mahasiswa STKW, dan juga Drum Band dari PT Semen Indonesia. Mentari senja ikut mengantar bendera Pusaka kembali ke tangan peserta paskibra. Sementara Peserta PUSAKA berturut menyanyikan Dirgahayu Indonesia, Waronjangan-lagu daerah Madura, naik Delman dan Kopi Dangdut. Gubernur Jatim Soekarwo naik ke Podium dan berjoget bersama mengikuti irama Kopi Dangdut. Belum puas lagu Waronjangan di nyanyikan lagi dan Bapak Soekarwo berbaur bersama peserta pusaka 2013.

“Bapak Ibu saudara sekalian, anak-anak anda adalah anak yang cerdas, kreatif dan punya masa depan yang cerah” tegas Pakde demikian beliau lebih akrab disapa yang diikuti sahutan amin dari PUSAKA . Sementara Bapak Reza Zulfikar staf ahli Dinas Pendidikan Provinsi Jatim mengucapkan banyak terima kasih kepada Kepala Sekolah, Pendamping dan peserta PUSAKA 2013 dari SMA Katolik Stella Maris, SMA Katolik St. Louis 2, SMK Katolik Mater Amabilis,  SMAN 17, SMAN 21, SMAN 20, SMA Kristen Petra 5, SMA Kristen Dharma Mulya, SMA Trimurti dan SMA Bhayangkari .   “Penampilan kita dari pagi hingga sore hari ini nyaris sempurna, anda telah belajar banyak hal dari bergabungnya kita dalam PUSAKA 2013, kedisiplinan, organisasi, pengorbanan dan bagaimana memanage ribuan orang. Sukses untuk kalian semua, untuk studi kalian dan untuk masa depan kalian” Jawa Timur Jaya Luar Biasa!!! PUSAKA Cerdas!!!

 

Pusaka 2013 2

 

 

 

 

12 Comments
  1. sipp pak.. enak toh nasinya pak… jarang-jarang pak direktur makan nasi bungkus ala stelma lagi, hhehehe

    • Sangat membanggakan dan megharukan sekali…. rasanya ingin kembali ke 20 tahun yang lalu….. VIVA STELMA

  2. dag dig dug….!
    itu respon pertama saya ketika Pak Reza meminta 100 siswa untuk ikut terlibat mengisi oubade bersama sekolah-sekolah lain untuk acar 17 Agustus di Grahadi. Bagaimana tidak ? mencari 100 siswa dan harus menguasai partitur bukanlah hal yang mudah.
    Akhirnya, dengan semangat 45 kami kumpulkan siswa yang berminat untuk ikut oubade, dan…hasilnya mengejutkan. Ada 108 siswa yang mendaftar. Maka 108 siswa yang bersemangat itu terus kami gembleng untuk menguasai 13 lagu, dan puji Tuhan, ketika tiba saatnya Pak Reza dari Dinas Pendidikan Jawa Timur melihat kesiapan team oubade dari SMA Katolik Stella Maris, ternyata ehhh ternyata, arek2 stelma sudah bisa naik delman. lagu yang oleh Pak Reza dikategorikan lagu yang sulit dan ribet itu dilahap habis. Satu hal yang membuat kami bingung campur terharu ketika harus mengeliminasi 8 siswa karena kuotanya hanya 100 siswa. Mereka ngotot untuk tetap ikut, tetapi bagaimana lagi, kuota terbatas. Maka melalui forum ini, kami pembina oubade stelma mohon maaf untuk para siswa yang tidak bisa ikut mempersembahkan talentnya untuk bangsa dan negara. Semoga kesempatan lain bisa kalian raih. Terimakasih arek2 stelma, terimakasih Pak Reza, kami siap untuk tugas selanjutnya. Viva Stelma, PUSAKA 2013 CERDAS!!!

    • Apik to pak… baerkat Tuhan dan Optimisme yang melapangkan jalan kita.

      • ini juga berkat semangat arek2 stella maris ditambah Stella Maris produk Pamekasan. hehehe.., 2 jempol buat Stella Maris. satu jempol untuk Stella Maris Surabaya dan satu jempol untu Stella Maris Pamekasan.

  3. Oiya makasih nasi bungkusnya uenak tenaaaan !!!! heheheee 😉

    • hanya bisa nasi bungkus pak… hehehhehe

      • tp mski nsi bgkus sderhana klo iwake “LUWE” dadine “UENAK TENAAAN” itu “rumus” untuk teori konsumsi hahahaaa 🙂

  4. Saya sejak awal proses ini kagum dengan SMAK Stella Maris Surabaya, karena saya yang juga sebagai Ilmuwan Budaya Organisasi (Manajemen Sumber Daya Manusia) karena juga mengajar mata kuliah tersebut di beberapa universitas di Surabaya maka saya langsung dapat mengetahui bahwa secara manajemen dan lebih dari itu bahkan sudah secara budaya organisasi di Stela Maris (SMAK) sudah menjadi bagian kepribadian setiap warga sekolahnya yang bersemangat, positif thingking, pekerja keras, dan bervisi jauh kedepan. Itu sudah dibuktikan ketika SMAK Stella Maris bergabung dalam program PUSAKA 2013 sehingga SMAK Stella Maris adalah satu-satunya sekolah yang dapat menyelesaikan program ketuntasan penguasaan (10) lagunya bahkan sebelum rancangan jadwal yang diberikan. SALUT !!! untuk SMAK Stella Maris. Karena itulah SMAK Stella Marislah yang saya pakai sebagai contoh sekolah lain untuk lagu Naik Delman yang sebenarnya termasuk lagu tersulit setelah semua lagu lain dikuasai. Dukungan dan fasilitas yang diberikan oleh sekolah juga segenap warganya akan keberhasilan program ini secara keseluruhan sangatlah besar dan itu juga sebuah bukti bahwa SMAK Stella Maris didukung oleh tim manajemen yang kuat dan solid serta tangguh. Untuk Para Siswa, kalian sudah beruntung dapat bergabung menimba ilmu di sebuah institusi yang habat, kembangkan diri secara maksimal dengan tetap proporsional dan bagi Calon Siswa adalah pilihan yang tepat untuk melanjutkan studi di SMAK Stella Maris Surabaya.
    Semoga SMAK Stella Maris makin jaya, alumninya berhasil memberikan kontribusi yang positif bagi diri, keluarga dan masyarakat juga bangsanya.
    Terima kasih atas semua dukungan dari semua civitas academica Stella Maris yang tak ternilai dan mohon maaf atas kekurangan dan kesalahan saya saat mendampingi SMAK Stella Maris dalam Program PUSAKA 2013.
    VIVA SMAK STELLA MARIS SURABAYA !!!!!
    Salam Pusaka, Cerdas!! I miss you all 🙂

    • Pak Reza… Bikin kami melambung. Ini pelajaran yang terlampau berharga bagi kami. kami hanya bisa mengucapkan terima kasih atas kepercayaannya. Semoga kerjasama kita berlanjut di kesempatan yang akan datang.

      • Itu realita kok,, viva smak stella maris !!! yg pnting kmudian hrs dprthankn n klo bsa dtingkatkn prestasinya k bdang2 lain, mnfaatkn moment ini smaksmal mgkn ut kjayaan alamamater.
        Sekali lagi selamat n terima kasih untuk keluarga besr stella maris 🙂

Tinggalkan Balasan

Pengunjung





SMAK Stella Maris

Jl.Indrapura No 32
Surabaya -60175
Telp : 031-3522174
Fax : 031-3521275
e-mail: smastellamaris@yahoo.co.id