Masiyo Seje, Tetep Rukun Rek!!!

Indonesia Banget, demikian tajuk acara perayaan 57 tahun SMAK Stella Maris. Indonesia Banget yang mengambil tema; “masiyo seje, tetep rukun rek”  seolah mempertegas keberagaman para siswa di SMA Katolik Stella Maris. Indonesia Banget, mengangkat kembali kearifan budaya lokal dalam tari-tarian yang di bawakan para siswa yang berasal dari daerah siswa/siswi berasal. Indonesia Banget menjadi kesempatan bagi para siswa Stella Maris untuk mempertotontonkan tari-tarian daerah masing-masing yang juga menjadi kebanggan Indonesia.

Dibuka dengan jalan sehat yang diikuti oleh para siswa dan bapak ibu guru dari SMP dan SMA Stella Maris dengan meyusuri rute Tembaan, Bubutan, Indrapura, SMA Stella Maris, Rajawali, Veteran, Kepanjen, masuk kembali ke Jalan Indrapura dan berakhir di halaman SMA Stella Maris. Setibanya di halaman peserta jalan sehat langsung disambut dengan hentakan band Stelma. Sementara lapangan,  bak permadani ditaburi kembang dipenuhi siswa SMP dan SMA dengan seragam hijau dan kuning. Sambil menikmati ragam atraksi tari tradisional siswa-siswi larut dalam suasana akrab.

Oplosan menjadi menu pembuka pagi ini. Para guru SMP Stella Maris dengan antraktif berjoget diikuti penonton yang pokoke joget. Selanjutnya tari-tarian dimulai dari ujung barat Indonesia dengan suguhan tari Saman dan Tor-tor yang dibawakan oleh para siswa dari Batak, Diselingi theater dan suguhan paduan suara dengan lagu-lagu ghundul pacul dan Semanggi Surabaya mengantar penonton ke Kalimantan, disana ada tari Dadas dan tari Gong yang dibawakan para siswa yang berasal dari Kalimantan. Berikut hentakan Poco-poco  dari Sulawesi Utara, gemulai penari Lenso yang dibawakan apik oleh para siswa dari Dobo dan Maluku. Tidak berhenti disitu, masih dari kepulauan Maluku, tari Cakalele yang energik dengan penari prianya dan gemulai dari penari putrinya seolah mepertegas, kalau tanah Maluku tidak hanya indah dengan alamnya tetapi kaya dengan budaya tarinya.

Ngapoteh walajere eta ngale, reng majeng tan tonala pade mole..” alunan musik itu terdengar sangat rancak diiringi dengan tarian wanita-wanita berparas cantik dan berbusana batik Madura seolah kita sedang berada di tepi pantai sambil menikmati deburan ombak. Bergeser sedikit ke Pulau Para Dewa, tari kecak dengan 15 penari pria dan Ramayana  membawa kita dalam suasana magis. Melewati pulau Lombok dan Sumbawa, kita Masuk ke Pulau Bunga, disana ada tari  Hogeng/Gemu Fa Mi Re yang sekarang sedang ngetop baik di Flores maupun di rantau. Para penontonp pun ikut bergoyang. Sebagai penutup penonton kembali diajak berjingkrak dengan hentakan tari Sajojo dari ranah Papua.

Sebelas tari-tarian yang disuguhkan memang tidak dapat mewakili semua tari tradisional Indonesia yang begitu beragam,  ini tidak melunturkan semangat putra-putri SMAK Stella Maris melestarikan budaya bangsa, Karena dengan mencintai budaya bangsa kita mencintai Indonesia. Para penari juga bukan penari professional tetapi mereka yang mau belajar dan mengenalkan tari tradisional daerah masing-masing.

“Kenapa haru Indonesia banget? Lalu kenapa bersama, Karena keberagamana Suku, Agama, ras dan golongan justru meperkaya kita dalam kebersamaan, Warna-warni itu memberikan hikmah yang mendalam dan persaudaraan sejati, justru dalam perbedaan kita dapat menikmati keberagaman. demikian Sr. Melani, SPM dalam sambutannya. Lebih lanjut Sr kepala SMPK Stella Maris juga berharap kelak tidak hanya SMP dan SMA tetapi lebih dari itu TK, hingga SMA se Perkumpulan Dharmaputri ikut mabil bagian dalam melestarikan budaya bangsa.

Sementara itu Ibu Nanik Yohana, S.PD, M.Pd pengawas Dikmen kota Surabaya mengatakan; “ini sesuatu yang luar biasa, Tidak pernah saya temui di dimanapun. Dan ini melahirkan rasa bangga dan bahagia yang lebih dari sebelumnya, semakin saya menyaksikan dan melihat sekekliling bukan hanya bangga tetapi haru yang luar biasa. Nuansa keIndoneisaan begitu terasa. Ini menjadi contoh dan teladan bagi sekolah-sekolah lain.” “Kami juga meminta ijin agar foto dan video ini dapat kami publikasikan dan menjadi bahan laporan ke Dinas dan juga mohon ijin video dan foto bisa saya tunjukan ke Sekolah-sekolah lain. Kegiatan seperti ini pantas ditiru. Ini nilai plus bagi SMP dan SMA Stella Maris, Acara bersama seperti ini jauh lebih bagus dan baik. “semoga SMP dan SMA Stella Maris semakin maju, sukses dan kompak, dan mencapai prestasi yang lebih baik dari sebelumnya.” Pungklas beliau.

Masuknya Semar, Gareng, Petruk dan Bagong ke pecinan menambah riuh suasana, tokoh wayang ini diperankan oleh bapak kepala Sekolah dan guru SMA Stella Maris, menujukan di SMAK Stella Maris, perbedaan suku, ras, agama, budaya bukan halangan dalam proses belajar mengajar dan pergaulan.

 

“Kita berbangga kepada upaya siswa-siswi SMAK Stella Maris dengan menerapkan pendidikan nilai. Kita acungi jempol, ciamik puol.” Ujar Sr. Myriam, SE, M.Pd. Ketua Perkumpulan Dharmaputri. Lebih jauh beliau mengahragi setiap proses yang dibangun dalam mensukseskan acara Indonesia Banget, “Disini kita banyak belajar, berkomunikasi, dan berjuang memberikan yang terbaik, semoga ini menumbuhkan rasa cinta kita kepada almamater kita.

Dilain kesempatan Antonius Riyanto ketua panitia Indonesia Banget menjelaskan dengan acara ini, kita mau mengatakan bahwa keberagaman dan perbedaan tidak menjadi batu sandungan dalam pergaulan dan proses belajar di SMAK Stella Maris dan yang tidak kalah pentingnya adalah kita menimba nilai-nilai luhur dari adat dan budaya yang ada di Indonesia.

Rangkaian perayaan ulang tahun SMAK Stella Maris, ditutup dengan perayaan ekaristi di Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria. Dalam homili RD. Gusti menegaskan pentingnya peran dari masing-masing anggota tanpa menyepelekan anggota yang lain seperti kata-kata dalam bacaan 1 Korintus 12;12. “Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus.

Viva Stella Maris, Panjang umur dan teruslah menjadi penyuluh. (kama)

Foto-Foto

5 (120)5 (83) 5 (60) 3 4 (1) 4 (2) 5 (55) 1 2 (2)

 

Semua foto oleh kama

3 Comments
  1. Kerja keras berbuah manis.
    Semoga semakin menyadarkan kita bahwa perbedaan tidak selalu menjadi hambatan dalam belajar, tetapi justru menjadi motivasi untuk semakin berprestasi.
    Proficiat buat Stelma

  2. Salut ut ide, semangat, kerja keras hingga dapat menghasilkan pagelaran yang penuh makna bukan saja bagi yang melihat namun terutama bagi seluruh keluarga besar Stela Maris kini dan akan datang, semoga semangat ke Indobesiaan ini makin kental bagi semua etnis yang ada di bumi nusantara ini sehingga makin mendekatkan kita ke jaman keemasam Indonesia amiin.
    Selamat dan sukses selalu untuk semua keluara besar Stela Maris

    • Terimakasih pak Reza… harapan kami juga untuk bumi Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Pengunjung





SMAK Stella Maris

Jl.Indrapura No 32
Surabaya -60175
Telp : 031-3522174
Fax : 031-3521275
e-mail: smastellamaris@yahoo.co.id